Friday, February 23, 2024
Google search engine
HomeTauhidHukuman Bagi Orang yang Mengolok-olok Agama atau Istihza

Hukuman Bagi Orang yang Mengolok-olok Agama atau Istihza

Setelah kita ketahui bagaimana hukum orang yang mengolok-olok agama di dalam islam. Namun, bagaimana hukuman yang dapat diterapkan kepada orang yang mengolok-olok agama atau melakukan istihza di dalam agama?
Syaikh Abdul Aziz bin baz رحمه الله mengatakan,
وقد أجمع علماء الإسلام في جميع الأعصار و الأمصار على كفر من استهزأ بالله أو رسوله أو كتابه أو شيء من الدين، و أجمعوا على أن من استهزأ بشيء من ذلك وهو مسلم أنه يكون بذلك كافرًا مرتدًا عن الإسلام يجب قتله، لقوله الرسول ﷺ ( من بدل دينه فقتلوه)
Sungguh telah ijma ulama islam di setiap zaman dan tempat terhadap kafirnya seorang yang mengolok-olok Allah, Rasul-Nya, kitab-Nya, atau sesuatu yang berasal dari agama, dan mereka (para ulama) telah ijma terhadap orang yang memperolok-olok sesuatu dari hal tersebut dan apabila dia seorang muslim, sungguh dengan perbuatannya tersebut dia menjadi kafir, murtad dari agama Islam, wajib baginya dibunuh. Berdasarkan hadits Rasulullah ﷺ “barang siapa yang mengganti agamanya maka bunuhlah” (HR. Bukhori no. 6922).
Kemudian syaikh bin baz رحمه الله membawakan perkataan ulama salaf, diantaranya
Al-Qodhi Iyadh رحمه الله mengatakan,
أجمعت الأُمة على قتل متنقصه من مسلمين و سابه
Telah ijma seluruh ummat (ulama) atas dibunuhnya orang yang merendahkannya (Allah dan Rasul-Nya) dari kalangan muslimin dan yang menghinanya (Allah dan Rasul-Nya).
Muhammad bin Sahnun رحمه الله dari kalangan Malikiyyah mengatakan,
أجمع العلماء على أن شاتم النبي والمتنقص له كافر، والوعيد جاء عليه بعذاب الله له، و حكمه عند الأمة القتل، و من شك في كفره و عذابه كفر
Telah ijma ulama terhadap orang yang menghina Nabi ﷺ dan orang yang merendahkannya baginya dihukumi kafir, dan janji Allah akan mendatangkan adzab baginya. Dan hukumnya di sisi kami adalah dibunuh, barang siapa yang ragu terhadap kekafirannya, maka hukumannya adalah dikafirkan.
Abu bakr ibn mundzir رحمه الله mengatakan,
أجمع عوام أهل العلم على أن حد من سب النبي القتل، و ممن قاله مالك و اللييث و أحمد و إسحق، و هو مذهب الشافعي
Telah ijma dari kalangan ahli ilmu terhadap hukuman orang yang mencaci Nabi ﷺ adalah dibunuh, dan diantara yang berpendapat demikian adalah imam Malik, Al-Laits, Ahmad, Ishaq dan itulah madzhab Syafi’i.
Namun, hukuman dibunuh bagi yang murtad ditegakkan oleh pemerintah.
Referensi
Subulus Salam Syarhi Nawaaqidhul Islam, Cet. Maktabah Ar-Rusyd
ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan komentar anda!
Tolong masukkan nama anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Paling populer

Komentar Terakhir