Ramadhan Series – Keutamaan Sahur

0
585

Sahur merupakan syariat di dalam ajaran Islam tatkala seorang hendak berpuasa. Akan tetapi, walaupun hukumnya adalah “Sunnah”, sudahkah kita memahami tentang keutamaan sahur? di antara keutamaan-keutamaan sahur adalah sebagai berikut:

 

1.  Terdapat Keberkahan di dalam Sahur

Hadits riwayat Anas bin Malik radhiallaahu’anhu, Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda,

 تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Bersahurlah kalian, karena didalam sahur ada barakah” (HR. Bukhari no. 1789 dan Muslim no. 1835)

2. Pembeda dengan Puasa Ahli Kitab

Hadits riyawat Amru bin Ash radhiallaahu’anhu, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ

“Perbedaan antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim no. 1836)

3. Allah Ta’ala beserta Para Malaikat-Nya Bershalawat kepada Orang yang Makan Sahur

Hadits riwayat Abu Sa’id al-Khudri radhiallahu’anhu, Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

السَّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلَا تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

“makan sahur itu berkah, maka janganlah kalian tinggalkan meskipun salah seorang dari kalian hanya minum seteguk air, karena sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad di dalam Musnadnya)

 

4. Waktu Sahur Merupakan Akhir Malam Waktu di mana Allah Ta’ala Turun ke Langit Dunia

Hadits riwayat Abu Huroiroh radhiallahu’anhu, Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala setiap malam turun ke langit dunia ketika sepertiga malam, lantas Ia berkata, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku maka aku beri, siapa yang meminta ampun kepada-Ku maka Aku ampuni?.” (HR. Bukhari no. 6940, Tirmidzi no. 3420, dan Ibnu Majah 1356)

Di dalam kitab Fat-hul Baari, al-Hafizh Ibnu Hajjar rahimahullah berkata: “bahwa keberkahan dalam makan Sahur dapat diperoleh dari banyak segi, yaitu mengikuti Sunnah dan menyalahi ahlul Kitab, taqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan beribadah, menambah semangat beramal dan mencegah akhlak yang buruk yang diakibatkan oleh kelaparan, menjadi sebab bersedekah kepada siapa yang meminta saat itu atau berkumpul bersama dengannya untuk makan, membuatnya berdzikir, berdo’a pada waktu-waktu dikabulkannya do’a, memperbaiki niat puasa bagi mereka yang melalaikannya sebelum tidur.”

Itulah beberapa keutamaan sahur yang pernah dikabarkan oleh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam. Oleh karena itu, setelah kita mengetahui begitu banyaknya keutamaan sahur, hendaknya kita senantiasa berupaya untuk makan sahur meskipun hukumnya adalah “Sunnah”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here